Kepala kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bapak Agus Sistyo Widjajati dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor pada tanggal 17-21 Oktober 2024 dengan salah satu agenda adalah kunjungan & penyerahan bantuan kepada kelompok tani Kenari Alor di desa Nailang kecamatan Alor Timur Laut , hal ini menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung perekonomian lokal sekaligus pelestarian kekayaan alam Alor yang Istimewa.

Jaringan rantai pasok kacang Kenari dari petani di Alor dengan UMKM MAMA ANA yang adalah UMKM dampingan Bank Indonesia KPW Propinsi NTT telah membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Kolaborasi ini tidak hanya memperpendek rantai pasok tetapi juga memperkuat posisi petani dalam ekosistem bisnis Kenari yang berkelanjutan.



Dengan mendukung pelestarian & pemanfaatan hasil alam kacang Kenari oleh petani lokal, Bank Indonesia turut menjaga keberlanjutan Kenari dalam jangka panjang agar manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi mendatang. Inisiatif ini tidak hanya memberdayakan komunitas petani, tetapi juga memperkuat citra Alor sebagai daerah penghasil produk lokal berkualitas.
“Kacang Kenari (Canarium ovatum) adalah tumbuhan asli (native) bagi kabupaten Alor . Sebaran pohon Kenari yang luas dan melimpah serta keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari masyarakat melatari identitas Alor sebagai Nusa Kenari. Julukan tersebut mencerminkan peran penting kenari, tidak hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga memiliki makna sosial & budaya yang kuat bagi masyarakat Alor; lambang hubungan yang harmonis antara manusia dan alam, serta warisan yang memberikan harapan untuk hari ini dan generasi mendatang”


